5 Hal yang Bisa di Coba Pendidik untuk Mendapatkan Penghasilan Tambahan | Marsiajar

Motivasi

Di masa pandemi sekarang ini, tidak sedikit guru yang terkena dampak di berbagai bidang. Salah satunya yaitu dalam hal finansial. Misalnya, kalau dulu para pendidik ini bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjadi guru les privat, maka sekarang sumber pemasukan ini bisa hilang. Selain itu, tidak sedikit pula guru yang dikurangi pendapatannya bahkan kehilangan pekerjaannya. Oleh karena itu, berikut beberapa ide yang bisa dicoba untuk menambah penghasilan dengan memanfaatkan internet yang sudah saya riset dan simpulkan. Saya sendiri sudah mencoba 2 dari 5 cara dibawah ini dan sedang menjajah metode lainnya. Beberapa diantaranya membutuhkan beberapa waktu untuk bisa dinikmati hasilnya, sedangkan beberapa lainnya bisa langsung memberikan penghasilan tambahan. 

 

Membuat Online Course

Sumber : canva.com

Penggunaan online course sebenarnya sudah banyak diterapkan di negara-negara maju. Baik di perkuliahan maupun mengajar kursus. Bahkan, beberapa institusi sekolah di luar negeri sendiri pun sudah menggunakan metode ini. Di masa pandemi seperti sekarang, hampir semua sekolah menggunakan metode online course untuk menjalankan proses belajar mengajar, oleh karena itu, para pendidik "dipaksa" untuk belajar dengan cepat bagaimana mendesain pembelajaran secara daring dengan menggunakan platform yang sudah banyak tersedia.

Membuat kursus daring dapat menjadi salah satu pilihan yang dapat kita lakukan untuk menambah pemasukan. Jika anda memiliki keterampilan tertentu misalnya, memiliki kemampuan bahasa inggris yang mumpuni, anda bisa membuka kelas bahasa inggris online, membuka kelas mata pelajaran IPA atau jika anda bisa menggunakan alat musik tertentu, anda bisa membuka kelas musik online dan lain sebagainya.

Membuka kursus online tidak hanya ditujukan bagi murid-murid anda sendiri saja, akan tetapi, anda juga bisa menyasar para pekerja yang mencari keterampilan, maupun sesama rekan guru yang ingin meningkatkan kemampuannya di bidang tertentu.

Adapun platform yang anda gunakan bisa bermacam-macam. Anda bisa menggunakan platform meeting conference seperti Zoom atau Google meet,  platform LMS seperti google classroom atau edmodo atau langsung membuka kelas online di edX, Udemy, Coursera dan berbagai platform kursus online lainnya.

 

Menjadi Content Creator

Sumber : Canva.com

Menjadi Content Creator, terutama di era sekarang ini sudah menjadi salah satu profesi yang diperhitungkan. Banyak milenial sekarang ini yang memilih untuk menjadi content creator, daripada bekerja di sebuah instansi dengan jam kerja yang sudah ditentukan. Salah satu contohnya yaitu menjadi youtuber. Kesuksesan seorang youtuber tentu saja tidak terlepas dari jumlah subscriber dan viewer yang menonton video mereka. Begitu juga dengan para guru, sudah banyak guru yang mendedikasikan sebagian waktunya untuk membuat konten-konten pelajaran yang dapat dikonsumsi oleh pelajar yang membutuhkan konten mereka.  Selain dapat dinikmati oleh murid sendiri, konten yang dibuat oleh guru-guru tersebut juga dapat dinikmati oleh pelajar dari tempat lain selama ada koneksi internet. Nah, tentu saja konten yang dibuat tidak asal-asalan, yah. Konten yang bagus, sederhana dan mudah dipahami, akan sangat menentukan jumlah subscriber dan viewer yang menonton video tersebut.

Salah satu contoh guru yang berhasil dengan konten youtube yaitu Eddie Woo, seorang guru matematika di Australia yang merekam  aksinya saat sedang mengajar di kelas, kemudian mengunggahnya ke youtube agar bisa dipelajari kembali oleh murid-muridnya. Alhasil, channel youtubenya berkembang dan saat ini memiliki hampir 1 juta subscriber.

Selain eddie woo, ada banyak  guru lain yang juga mencoba menjadi guru youtuber. Akan tetapi, untuk dapat di monetisasi, maka anda harus mengikuti syarat dan ketentuan dari youtube, yaitu dalam 12 bulan terakhir channel anda harus memiliki 1000 subscriber dan 4000 jam tayang. Apakah anda tertarik untuk mencoba? Jika ya, pastikan, video yang anda tayangkan memiliki kualitas yang baik. Awalnya, bisa menggunakan handphone untuk merekam, cukup dengan konsisten dan selalu belajar, maka channel anda pasti akan berkembang. 

 

Menjadi Dropshipper atau berjualan online

Sumber : Canva.com

Jika anda memiliki modal yang cukup, anda bisa mencoba untuk menjual produk autentik secara online. Atau, jika anda terkendala dengan modal, anda bisa mencoba menjadi dropshipper, yaitu orang yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli dan anda bisa mengambil persentase keuntungan dari penjualan produk tersebut. Sebagai pendidik, anda bisa mencoba untuk menawarkan produk-produk ATK, buku-buku pelajaran dan lain sebagainya. 

Lebih jauh, saat ini sudah banyak platform yang menawarkan kesempatan untuk menjadi dropshipper. Misalnya, anda bisa beli produk dari online shop luar negeri, kemudian menjualnya kembali. Bahkan, online shop seperti Tokopedia juga memiliki opsi untuk mengirimkan barang sebagai dropshipper.

 

Menjual Photo

Sumber : Canva.com

Jika anda memiliki minat tentang dunia photography dan suka mengambil foto, anda bisa menjual foto-foto anda tersebut ke beberapa agensi online, seperti shutterstock dan alemy. Jangan lupa, untuk memastikan kualitas foto anda baik dan mengikuti syarat dan ketentuan dari agensi foto tersebut. Setelah foto-foto di submit, anda tinggal tunggu approval dari agensi. Jika foto-foto anda diterima, maka and tinggal menunggu transferan di rekening anda setiap kali foto-foto tersebut dibeli oleh pembeli foto. Setiap kali foto terjual, anda akan mendapatkan royalti yang bervariasi antara 20-70 persen, tergantung dari kebijakan masing-masing agensi. JIka anda menyukai fotografi, maka anda bisa mencoba ide yang satu ini.

 

Menjadi Penulis Lepas

Sumber : Canva.com

Jika anda adalah seorang guru dan suka dengan dunia tulis-menulis, anda  dapat mencoba untuk menulis di media online seperti kompas, tribun, jalan tikus atau menjadi seorang blogger pendidikan.  Jika blog anda memiliki traffic yang tinggi, maka kemungkinan blog anda untuk dapat  diajukan dan diterima oleh google adsense akan semakin besar, sehingga dapat menjadi pemasukkan tersendiri bagi anda.  Tentunya hal ini dapat diraih dengan konsistensi yang tinggi, serta ide-ide tulisan yang menarik.



Jika anda merasa untuk mendaftar google adsense cukup merepotkan dan membutuhkan waktu yang lama, anda bisa mencoba sharing blog marsiajar.com. Di marsiajar, anda dapat menuliskan artikel maupun bahan ajar yang dapat digunakan oleh guru-guru lainnya. Anda tinggal membuka akun, kemudian mulai menulis. Tulisan yang sudah di kurasi dan ditampilkan di website marsiajar dapat anda bagikan kepada teman-teman pendidik maupun grup-grup di media sosial anda. Setiap 20 view yang anda dapatkan dapat anda tukarkan langsung dengan 1 point yang setara dengan 1 rupiah. Bayangkan jika tulisan anda sangat menarik dan dapat mengundang banyak orang untuk membacanya. Tulisan anda bisa menjadi sumber pasif income anda tentunya. Nah, bagaimana  jika anda banyak memproduksi tulisan dengan topik bahan ajar yang menarik? Maka pundi-pundi anda pun bisa bertambah semakin. Silahkan dicoba.

 

#caramendapatkanpenghasilantambahan #caripenghasilantambahan #pekerjaansampinganguru #penghasilandariinternet #penghasilantambahantanpamodal #menjadiyoutuber #caramenjadiyoutuber #uangtambahan #bisnissampingan #bisnissampinganuntuk guru #caramendapatkanuangdariblog #caramendapatkanuangdariyoutube #menjadidropshipper #pendidikan #gurumerdekabelajar #merdekabelajar #merdekabelajarmedan #penghasilandariinternet

 

Ms SARI

pekerjaan : Pendidik

Comments
Leave a Comment