Pengalaman Mengikuti Seleksi Pelatihan Environmental Education For Sustainable Development (EESD) 20 | Marsiajar

Motivasi

Akhir tahun 2017, saya melihat postingan salah seorang teman guru di facebook yang memperlihatkan kegiatan pelatihan yang beliau ikuti di Jogjakarta. Tertarik, saya pun mencari tahu mengenai kegiatan tersebut hingga ini menjadi awal bagi saya mengenal SEAMEO dan pelatihan-pelatihan yang setiap tahun mereka adakan hingga akhirnya saya mengetahui informasi tentang pelatihan yang ditujukan untuk guru sekolah dasar ini. Lebih lengkap mengenai pelatihan ini dapat dilihat di sini.

Mei 2018, salah seorang teman saya lainnya mem-posting di grup Whatsapp bahwa pendaftaran untuk pelatihan ini sudah dibuka, akan tetapi setelah di check, penutupan pendaftaran tinggal empat hari lagi. Tanpa berfikir panjang, saya pun segera mempersiapkan semua persyaratan yang diperlukan, seperti : surat rekomendasi dari komunitas guru setempat, essai motivasi mengikuti pelatihan, pasphoto dan sertifikat TOEFL, yang keseluruhan file-nya dikirimkan dalam bentuk soft copy dan di attached di link google form yang diberikan.

Sekitar 2 minggu dari deadline, saya mendapat kabar melalui panggilan telepon dari SEAMEO QITEP in Science bahwa saya lulus seleksi berkas dan mereka meminta untuk mengatur jadwal wawancara by phone. Kebetulan saat itu saya sedang dalam waktu istirahat, maka wawancara pun langsung dilakukan dan berlangsung kurang lebih 20 menit. Wawancara dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris. Tidak perlu ragu dengan kemampuan bahasa Inggris anda, karena menurut saya yang paling penting adalah anda paham mengenai apa yang diperbincangkan. Lagipula, mereka tidak mensyaratkan berapa minimal score TOEFL yang harus anda miliki. Namun menurut saya, setidaknya anda sudah mengantongi skor TOEFL ITP minimal 450.  Adapun pertanyaan-pertanyaan yang diberikan yaitu:

  1. Perkenalkan diri ada secara singkat.
  2. Dari mana anda tahu mengenai SEAMEO QITEP in Science?
  3. Mengapa anda ingin mengikuti training ini?
  4. Sejauh ini, proyek apa yang anda sudah lakukan di sekolah untuk mengedukasi murid-murid anda mengenai pendidikan lingkungan?
  5. Jika anda terpilih, bagaimana anda akan membagikan ilmu yang anda dapat?


Interview berjalan dengan baik karena pertanyaan yang diberikan adalah pertanyaan-pertanyaan seputar essai yang saya buat. Saran saya, setelah mengirimkan aplikasi, alangkah lebih baik anda tetap me-review essai yang anda buat serta tetap menyiapkan penjelasan mengenai program pendidikan berbasis lingkungan di sekolah anda.

Di akhir Juni, biasanya pengumuman mengenai peserta yang terpilih mengikuti training sudah diumumkan di facebook resmi SEAMEO QITEP in Science serta panitia akan mengabari langsung kepada peserta terpilih melalui email. Setiap tahunnya, ada 20 orang peserta terpilih dari Indonesia dan 10 orang guru dari negara-negara yang ada di Asia Tenggara. Selain itu, sebagai syarat, panitia akan meminta peserta untuk mempersiapkan beberapa hal, seperti surat tugas dari kepala sekolah/ kepala dinas setempat, SPPD, surat pernyataan kesediaan diseminasi, participant report, surat keterangan sehat dan sedang tidak mengandung (bagi peserta perempuan), laptop, souvenir daerah dan perlengkapan penampilan seni dan budaya dari daerah masing-masing peserta. 

Pelatihan ini merupakan pelatihan beasiswa penuh. Jadi, semua biaya yang berkaitan dengan beasiswa ini, seperti tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi, akomodasi, konsumsi dan transportasi selama pelatihan akan ditanggung oleh pihak penyelenggara. Akan tetapi, peserta harus mendahulukan biaya pembelian tiket pesawat pulang-pergi dan menyimpan bukti pembelian tiket dan boarding pass agar nantinya dapat diganti oleh pihak penyelenggara training. Untuk pengalaman selama pelatihan, akan saya tulis di postingan selanjutnya. Selamat mencoba bapak dan ibu guru semua.

 

 

Penulis merupakan alumni pelatihan EESD tahun 2018.

FB : Sari Ayu Mahgdalena

IG : Sariayumahgdalena

Ms SARI

pekerjaan : Pendidik

Comments
Leave a Comment